Casino yang beroperasi di Asia Pasifik kemungkinan besar akan menghadapi penurunan besar pada EBITDA. Moody’s Investors Service Inc memprediksi bahwa pasar akan mengalami penurunan sekitar 70 persen pada 2020 sebelum pulih secara bertahap pada 2021. Ini melibatkan beberapa grup terkenal yang beroperasi di wilayah Asia Pasifik seperti Genting Singapore Ltd, Crown Resorts Ltd, Melco Resorts Finance Ltd, MGM Resorts International, Las Vegas Sands Corp, NagaCorp Ltd, Wynn Resorts Finance LLC dan Studio City Finance Ltd.

EBITDA Casino Di Asia Pasifik Pada Tahun 2020 Diprediksi Turun 70 Persen

Investigasi ini mencatat bahwa ketika wabah virus corona ini mulai menyebar, keseluruhan performa dari sebagian besar perusahaan memiliki likuiditas untuk 12 bulan. “Perusahaan ini memiliki cadangan dana yang cukup dan fasilitas yang memadai untuk menghadapi secara sementara pembakaran dana yang dimana termasuk pengeluaran operasi, pengeluaran untuk pembayaran bunga dan mempertahankan modal serta memenuhi pembayaran ulang hutang pada 2020.”

Genting Singapore mendapatkan rating A3 Negative yang merupakan peringkat atas menengah yang dimana perusahaan dianggap berada di zona resiko yang rendah walaupun terdapat kewajiban keuangan jangka panjang. Dua grup yang diinvestigasi yaitu NagaCorp dan Studio City Finance diberikan rating B1 Negatif dan dianggap sebagai resiko tinggi. Moody mencatat bahwa likuiditas di Studio City kemungkinan akan habis kurang dari satu tahun.

Banyak grup yang terikat dengan pasar satu negara dan menderita dari kebiajakn karantina wilayah yang telah diterapkan oleh banyak negara. Sementara itu, pasar secara perlahan telah mulai bekerja kembali namun sejauh ini belum jelas jika bulan yang tersisa cukup untuk membalikan kerugian pada tahun 2020 ini.