Kepolisian Jepang di Prefektur Saitama menangkap 18 orang yang diduga terkait dengan operasi judi ilegal.

Tomohiro Hanaya, berusia 50 tahun dan merupakan manager dari fasilitas judi tersebut ditangkap bersama dengan 12 pekerjanya dibawah dugaan menyediakan permainan baccarat bagi para pemain.

Lima konsumen juga diamankan pada penangkapan terhadap taruhan yang menggunakan uang tunai itu.

Kepolisian Jepang Tangkap 18 Orang Terkait Judi Baccarat Ilegal

Polisi mencari di area penangkapan selama enam jam dan mengamankan empat meja baccarat, beberapa dek kartu permainan dan 12,25 juta yen atau sekitar 114 ribu dollar AS dalam bentuk uang tunai.

Kepada aparat, salah satu konsumen melaporkan bahwa mereka ingin mencoba menghasilkan sedikit uang setelah kehilangan pekerjaan mereka sebagai akibat dari pandemi COVID-19.

Casino ilegal ini berjalan 24/7 selama satu tahun terakhir dan biasanya dikunjungi sekitar 10 orang pada hari biasa selama pandemi.

Selama pandemi, kepolisikan Jepang telah melakukan penangkapan untuk beberapa operasi judi ilegal diseluruh Jepang. Bulan lalu, Kepolisian Prefektur Aichi menangkan 23 orang yang terdiri dari pekerja dan konsumen di sebuah casino ilegal di Nagoya.